STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Menjadi Perguruan Tinggi Kesehatan Yang Membanggakan

Jakarta – Kepala Bagian Humas, Promosi dan Kerjsama STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Daniah, S.SiT, MKM., didampingi Plt. Kepala Bagian Keuangan, Andrie Livian, SE hari ini bersilaturahmi di kediaman Sekrataris Badan Penyelenggara Unit Kerja Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Dr Mulyono D Prawiro di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Selasa (15/02/2022).

Dari hasil perbincangannya, Daniah mengatakan bahwa penerimaan mahasiswa baru untuk semester genap tahun ajaran 2021/2022, khususnya Program Studi Profesi sampai saat ini hasilnya cukup menggembirakan, bahkan telah memenuhi target yang direncanakan, bahkan melebihinya.

“Daniah merasa bersyukur bahwa target penerimaan mahasiswa baru semester genap ini telah melebihi apa yang diharapkan, meskipun belum terlalu banyak seperti tahun-tahun sebelumnya, namun ia tetap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, usahanya selama ini tidak sia-sia,” jelasnya. Sebagai Kepala Bagian Humas, Promosi dan Kerjasama, Daniah mengatakan bahwa dirinya akan terus melakukan sosialisasi dan promosi serta akan melakukan kunjungan ke beberapa Sekolah SMA/SMK di wilayah Bogor, Indramayu, Karawang, Sumedang dan tempat-tempat lain yang dianggap perlu, selain itu juga akan melakukan kunjungan ke kantor-kantor IBI (Ikatan Bidan Indonesia) di beberapa tempat di wilayah Jabodetabek hal ini sangat penting karena IBI merupakan mitra terbaik dari STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dan berharap IBI bisa membantu mencari para calon mahasiswa baru. Lebih lanjut ia mengatakan, ” Dalam waktu dekat ini dirinya akan menghubungi para alumni, terutama alumni yang tinggal di daerah Karawang dan sekitarnya agar mereka bisa mengajak adik-adiknya untuk melanjutkan studinya di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dan ia yakin untuk semester-semester berikutnya STIKes MRHJ akan menjadi perguruan tinggi kesehatan yang membanggakan dan akan banyak mahasiswanya, hal ini antara lain berkat bantuan para alumni tersebut,” pungkasnya. @MDP

(sumber : https://sindikatpost.com/2022/02/15/stikes-mitra-ria-husada-jakarta-menjadi-perguruan-tinggi-kesehatan-yang-membanggakan/)

STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Gelar Wisuda Angkatan XV Tahun 2021

Jakarta – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra RIA Husada Jakarta Timur, hari ini menggelar acara Wisuda secara Luring di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Selasa (30/11).

Acara Wisuda ini dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Efin Soehada S.E., M.Si., Ketua Badan Penyelenggara (BP) Dr dr Andi Julia Rifiana, M.Kes, Sekretaris BP, Dr Mulyono D Prawiro, Dewan Penyantun dr Srihartati P Pandi, M.P.H, Perwakilan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ,Pusat dan IBI Provinsi DKI Jakarta, perwakilan Lembaga Layanan Perguruan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III, perwakilan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) dan para orang tua wisudawan serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua STIKes Mitra RIA Husada, Dra Sri Danti Anwar M.A., mengatakan, bahwa Wisuda merupakan upacara pengukuhan atau pelantikan bagi seseorang yang telah menempuh pendidikan, di kalangan Akademisi merupakan pertanda kelulusan mahasiswa/wi yang telah menempuh masa belajar di perguruan tinggi, demikian juga saat ini para mahasiswa/wi yang telah menempuh pendidikan di STIKes Mitra Ria Husada dikukuhkan setelah selesai menjalani masa pendidikannya.

Angkatan XV tahun 2021 ini, merupakan wisuda tatap muka pertama kali, yang dilakukan sejak adanya pandemi Covid 19 yang melanda negeri ini, meskipun saat ini pandemi sudah melandai, sesuai dengan peraturan pemerintah kita tetap mematuhi protokol kesehatan di dalam melaksanakan acara wisuda hari ini”, jelas Danti.

Lebih lanjut Ketua STIKes MRHJ menambahkan, hari ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh setiap mahasiswa yang menimba ilmu di perguruan tinggi ini, berkaitan dengan itu Danti mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah berhasil menyelesaikan studinya di kampus STIKes MRHJ dengan tepat waktu.

Saya mengharapkan, kiranya para lulusan diberikan kemudahan dan tambah sukses di dalam menjalani kehidupan dan memanfaatkan ilmu yang sudah dipetik dan diperoleh di STIKes MRHJ, mudah-mudahan Allah SWT tetap melindungi dan memberikan hikmahnya kepada kita semua“, pungkas Danti di sambutannya.

Sementara itu, Ketua Umum YKBRP, Efin Soehada dalam sambutannya mengatakan, hari ini salah satu hari yang bersejarah bagi para wisudawan STIKes Mitra RIA Husada, karena hari ini merupakan titik awal kesuksesan meraih kemenangan-kemenangan di dunia nyata, di dunia kerja setelah melewati proses belajar yang panjang dan melelahkan, apalagi dilewati dengan masa pandemi selama kurang leih dua tahun ini.

Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan, yang didirikan Ibu Tien Soeharto pada tanggal 26 April 1978, sangat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, dan selama ini telah berkontribusi kepada bangsa dan negara dalam ikut serta menyediakan tenaga kesehatan, khususnya kesehatan ibu, bayi dan anak”, ujar Efin.

Lebih lanjut Ketua Umum YKBRP mengingatkan, bawalah nama baik STIKes Mitra RIA Husada kemana pun anda berada, dunia terus berkembang, demikian juga dengan teknologi bidang kesehatan, jangan pernah berhenti, teruslah mempertajam ilmu kalian, kompetisi di dunia kerja dan dunia wira-usaha bidang kesehatan terus berubah dan tidak pernah berhenti, jadilah Champion-Champion, jadilah juara di area kompetensi anda sekalian.(MDP). Sumber : https://suryapos.id/stikes-mitra-ria-husada-jakarta-gelar-wisuda-angkatan-xv-tahun-2021/

Mahasiswa STIKes MRH Jakarta Mengadakan Praktek di Puskesmas

Mahasiswa STIKes MRH Jakarta Mengadakan Praktek di Puskesmas

JAKARTA November 25, 2021. Dalam rangka meningkatkan kompetensi lulusan bidan di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta sesuai dengan level KKNI yaitu level 6, dimana lulusannya mampu mengaplikasikan, mengkaji, memanfaatkan IPTEKS dalam menyelesaikan masalah prosedural. Beberapa mahasiswa program studi Sarjana Terapan Kebidanan (STRKeb) semester 5 dan 7 saat ini sedang melakukan praktek lapangan di beberapa Puskesmas wilayah Jakarta Timur diantaranya puskesmas Cipayung, Pasar Rebo, Kramat Jati, Kamis (25/11/2021).

 Menurut Sekretaris Prodi STRKeb, Eka Nualana Nurjana, SSiT, MKM, Pendidikan Sarjana Terapan Kebidanan merupakan pendidikan yang menghasilkan sarjana Sains Terapan yang menyiapkan mahasiswa untuk bekerja dengan keahlian terapan, dimana dalam proses belajar mengajarnya fokus meningkatkan keahlian terapan tertentu dari taraf terampil menjadi mahir, sehingga muatan mata kuliahnya 60% adalah Praktek.

 Eka Mualana Nurjana yang sekaligus sebagai pembimbing mahasiswa praktek Lapangan menyampaikan bahwa, mahasiswa diturunkan ke lapangan selama 2 minggu, sejak tanggal 22 November sampai dengan 04 Desember 2021. Adapun nama praktek untuk semester 5 PKK 2 (Praktek Klinik Kebidanan 2) capaian targetnya yaitu ANC (Ante Natal Care) dan untuk semester 7 PPK 4 (Praktek Klinik Kebidanan 4) capaian targetnya yaitu PNC, KB dan Kespro. 

 Lebih lanjut ia mengatakan, tujuan dari PKK 2 dan PKK 4 ini adalah untuk pencapaian kompetensi dalam asuhan ANC (Ante Natal Care), dan tidak menuntut kemungkinan bisa membantu layanan Caten dan konseling bagi semester 5. Mampu melaksanakan asuhan kebidanan Post Natal Care, KB dan Kesehatan Reproduksi, salah satu pelayanan Kespronya yaitu pelayanan IVA test, Papsmir, tegasnya.

Selanjutnya Sekretaris Prodi menambahkan, hasil yang diharapkan sesuai target capaian dan harapan pembimbing walaupun masih masa pandemi, agar tetap bisa memanfaatkan praktek lapangan dengan baik, komunikasi tetap aktif, banyak bertanya dan etikanya harus dijaga. Beberapa kegiatan sebelum turun lapangan dilakukan tutor di laboratorium kampus, kemudian dilakukan ujian laboratorium dan baru bisa turun lapangan jika dinyatakan lulus, pungkasnya. (MPD/Humas STIKes MRHJ).

Sumber : https://gemari.id/gemari/2021/11/25/mahasiswa-stikes-mrh-jakarta-mengadakan-praktek-di-puskesmas

STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Mengadopsi Perkuliahan ‘Kampus Merdeka’ dan ‘Belajar Merdeka’

STIKes Mitra RIA Husada Jakarta memiliki sarana dan prasarana yang kompetitif, jika dibandingkan dengan kampus lain. “Karena kami memiliki komplek yang sangat besar dan luas serta lahan sekitar 3,8 hektare yang berada di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Boleh dikatakan bahwa kampus kami adalah kampus yang mumpuni,” jelas Ketua STIKes Mitra RIA Husada, Jakarta, Dra Sri Danti Anwar, MA di sela-sela rapat penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran 2021-2022 di Cibubur, Rabu (6/10/2021).

Dijelaskan, STIKes MRH Jakarta memiliki gedung-gedung yang sangat representative. Ada gedung utama untuk perkuliahan dan gedung-gedung lainnya yang dipergunakan untuk laboratorium dan praktek bagi para mahasiswa. Sekolah Tinggi ini juga didukung para dosen yang sangat berpengalaman, dan mereka adalah lulusan dari perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Di antaranya dari Universitas Padjadjaran dan Universitas Indonesia.

Rapat penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran 2021-2022 di Cibubur, Rabu (6/10/2021). (DOKUMEN STIKES MRH JAKARTA/MDP)

“Selain itu juga melakukan pengabdian kepada masyarakat, didukung dengan adanya jejaring untuk meningkatkan penelitian-penelitian, melalui  kerja sama dengan lembaga atau instansi terkait di antaranya dengan BKKBN, Kementerian Kesehatan dan juga Kementerian Desa PDTT, dan ini terus kami kembangkan,” papar Sri Danti Anwar.

Tak hanya itu, setiap bulan STIKes MRH Jakarta selalu melakukan berbagai kegiatan yang menarik seperti webinar, baik webinar berstandar nasional maupun internasional dengan topik-topik yang bukan hanya menyangkut program studi yang ada, tetapi di luar itu. Pembahasannya yang terkait situasi saat ini yang dianggap menarik dan dengan pembicara yang memiliki kompetensi di bidangnya dan memiliki kualitas tingkat nasional, termasuk di antaranya tentang perempuan, kesehatan ibu dan anak, penyakit menular, pengobatan tradisional dan beberapa topik menarik lainnya.

Disebutkan, selama ini STIKes MRH Jakarta telah menjalin kerja sama antarregional termasuk di antaranya dengan Thailand dan Malaysia dalam upaya pengembangan potensi mahasiswa melalui studi banding dan lain sebagainya.

Sekolah Kesehatan, menurut Sri Danti Anwar, saat inisangat seksi karena kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia sangat tinggi. Untuk itu, ia mengharapkan kepada para lulusan SMA atau sederajat terutama calon tenaga kesehatan agar bisa bergabung dan melanjutkan kuliah di kampusnya.

Sri Danti Danti Anwar menyakini, untuk mencari pekerjaan dari bagi lulusan STIKes MRH Jakarta tidak terlalu sulit. “Karena para lulusan tersebut telah dibekali dengan tidak saja kompetensi secara teoritis, tetapi juga secara praktis, dan mereka semuanya telah lulus ujian kompetensi,” pungkasya. (MDP)

Sumber : https://amunisi.id/2021/10/07/stikes-mitra-ria-husada-jakarta-mengadopsi-perkuliahan-kampus-merdeka-dan-belajar-merdeka/

STIKes MRH dan RSUD Ciracas Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk Masyarakat Cibubur

JAKARTA (27/9/2021) — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (STIKes MRH) Jakarta menggandeng RSUD Ciracas, Jakarta Timur, menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat Cibubur dan sekitarnya, Senin (27/9/2021). 

“Kerja sama antara STIKes MRH Jakarta dan RSUD Ciracas bisa berlanjut untuk kegiatan-kegiatan lainnya di masa mendatang,” kata Ketua Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan atau YKBRP Efin Soehada di sela-sela penyelenggaraan vaksinasi.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua STIKes MRH Jakarta Sri Danti Anwar, Ketua Badan Penyelenggara Andi Julia, Dewan Penyantun Sri Hartanti Pandi, dan Wakil Ketua I Imelda.

Direktur RSUD Ciracas Murniasi Hutapea pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada pimpinan STIKes MRH yang telah memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sebagai bagian dari upaya mempercepat terciptanya herd immunity atau kekebalan komunitas, terutama di wilayah STIKes MRH Jakarta berada. 

“Kebetulan jarak lokasi antara RSUD Ciracas dari kampus ini (STIKes MRH) tidak jauh, sehingga lebih mudah terjangkau,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, RSUD Ciracas sedang melakukan upaya kerja sama dengan pihak swasta untuk berbagai kegiatan. Salah satunya dengan STIKes MRH Jakarta. Ia juga berharap kerja sama itu bisa berlanjut dengan kegiatan-kegiatan lainnya. 

“Bahkan, RSUD Ciracas siap dan bisa digunakan untuk tempat praktik bagi para mahasiwa STIKes Mitra RIA Husada,” pungkasnya. *

Editor: Patna Budi Utam

sumber : ihttps://asatunews.co.id/index.php/indeks-jak24jam/5117-stikes-mrh-dan-rsud-ciracas-lakukan-vaksinasi-covid-19-untuk-masyarakat-cibubur

Andi J Rifiana : STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Hadir di SMA

Gemari-Jakarta, 15 September 2021. Ketua Badan Penyelengara (BP) STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dr dr Andi Julia Rifiana, M.Kes menggelar rapat koordinasi dengan seluruh pimpinan, pejabat struktural dan tenaga pendukung termasuk diantaranya para kepala bagian umum, keuangan, Humas dan Marketing, pimpinan P3M serta beberapa kepada bagian lainnya. (Selasa, 14 September 2021).

Wakil Ketua II STIKes MRH Jakarta, Dra Ninin Nirawaty, MEd,PA menjelaskan berbagai tugas dan fungsi dari stuktur organisasi yang berada di STIKes MRH secara terperinci dan dilanjutkan dengan penjelasan dari masing-masing bagian terkait dengan kegiatan yang telah dan akan dilakukan serta pencapaiannya, termasuk adanya kendala yang dihadapi. Seperti halnya yang dilaporkan dari bagian Kepala Bagian Marketing dan Kerjasama, Ibu Daniah, S.SIT, MKM, bahwa bagian ini telah mempromosikan STIKes MRH melalui sistem online dan offline, dan terus menambah dan memperpanjnag kerjasama yang habis masa berlakunya termasuk diantaranya dengan dinas kesehatan, rumah sakit, Puskesmas, klinik dan juga PMB, serta terus menerus memperluas jaringan guna mendapatkan jumlah mahasiswa yang diharapkan. Program jangka pendek akan segera dilakukan kunjungan ke SMA/SMK di sekitar Jabodetabek guna lebih mempererat hubungan STIKes MRH dengan sekolah-sekolah dimaksud. Para alumni juga dilibatkan dalam kegiatan pencarian calon mahasiswa baru.  

Sementara itu Kepala P3M, Dr Nina Martha Fitri, S.SIT, MPd menyampaikan bahwa misi utamanya P3M adalah meningkatkan kemampuan dan peran dosen dan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, menyelenggarakan dan memberikan pelatihan dan konsultasi, menyebarkan hasil penelitian dan mengembangka kualitas srtikel, jurnal dan publikasi yang berstandar nasional dan internasional.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Dr dr Andi Julia Rifiana, M.Kes menekankan bahwa STIKes MRH Jakarta ini memiliki prospek yang sangat baik di masa depan, namun karena adanya Pandemi Covid 19 ini berdampak pada penerimaan mahasiswa baru, untuk itu semua diharapakan membuat rencana untuk proses penerima mahasiswa untuk tahun depan. Kepada seluruh bagian, selama pandemi ini diharapkan kerja secara bergantian dan tidak boleh kampus dalam keadaan kosong. Kepada kepala bagian SDM diharapkan terus memantau kegiatan dan kemajuan para dosen terutama dalam proses penelitian.

Dalam rangka menjaring mahasiswa baru, Dr Mulyono D Prawiro menyarankan dan memberikan semacam tekanan agar semua dosen, tenaga pendukung dan karyawan yang berada di STIKes MRH agar membantu bidang Marketing untuk mencari mahasiswa baru untuk tahun depan, dengan demikian semua diharapan ikut serta berpartisipasi dalam memajukan perguruan tinggi ini. Khusus untuk P3M, diharapkan agar segera mencari sumber dana lain di luar STIKes MRH untuk pengembangan dan penelitian seperti mencari informasi-informasi dari perguruan tinggi lain yang berhasil mendapatkan dana hibah penelitan dari Kemendikbudristek atau perusahaan yang ada di sekirar kampus, demikian tambahnya.

Acara rapat koordinasi ditutup oleh Ketua STIKes Mitra RIA Husana Jakarta, Dra Sri Danti Anwar, MA 

Sumber Berita : https://gemari.id/gemari/2021/9/15/andi-j-reviaan-stikes-mitra-ria-husana-jakarta-akan-hadir-di-sma

Haryono Suyono Beri Arahan di Acara Serah Terima Direktur BP STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Haryono Suyono Beri Arahan di Acara Serah Terima Direktur BP STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Jakarta – Ketua Pembina Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Prof. Dr. Haryono Suyono, memberikan pengarahan pada acara serah terima direktur Badan Penyelenggara (BP) STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dari Ibu Milangoni Subiakto Tjakrawerdaja kepada Dr. dr. Andi Julia Refiana, M.Kes. Kamis (26/8/2021) di kampus STIKes MRHJ di kawasan Cibubur, Jakarta Timur.

Dalam kesempatan ini, Haryono mengajak agar BP yang baru untuk berkonsentrasi pada penambahan mahasiswa baru. Dia menceritakan bahwa kebutuhan bidan di Indonesia saat ini masih cukup tinggi, dan dulu pernah setiap desa memiliki satu bidan, sementara saat agak berkurang sehingga perlu penambahan bidan yang cukup banyak.

“Dalam mencari calon mahasiswa perlu menghubungi Gubernur atau Bupati/Walikota yang memiliki komitmen yang tinggi terhadap kesehatan di daerahnya. Harus memiliki hubungan yang lebih erat dengan pimpinan daerah untuk menawarkan agar mereka bisa mengirim calon mahasiswa nya ke STIKes MRHJ. Bila perlu memberikan contoh dari mahasiswa yang berprestasi agar memiliki daya tarik tersendiri dan membuat mereka tertarik dengan STIKes MRHJ,” ujar Haryono bercerita pengalaman masa lalu.

Mantan Menko Kesra dan Taskin ini juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi terhadap direktur BP yang lama, Ibu Milangoni Subiakto Tjakrawerdaja atas kerja keras nya selama ini dan mengucapkan selamat bertugas kepada direktur BP yang baru Dr. dr. Andi Julia Refiana, M.Kes.

“Kita harus bisa memberikan contoh yang baik kepada bangsa ini,” pungkas Haryono.

Sementara, Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dra. Sri Danti Anwar, MA., menceritakan kondisi kampus dengan berbagai fasilitas yang ada, dan disampaikan pula bahwa STIKes telah berkerjasama dengan TRUBUS dalam program penghijauan dan pembibitan tanaman.

“Kampus STIKes MRHJ juga dikenal dengan nama kampus hijau. Sejak Pandemi banyak kendala dalam proses belajar mengajar, namun tetap yakin bahwa STIKes MRHJ akan mendapat calon mahasiswa yang banyak dengan informasi yang konsisten yang selama ini dilakukan,” terangnya.

Ketua YKBRP yang lama, Ibu Milangoni Subiakto Tjakrawerdaja, juga mengungkapkan terima kasih kepada ketua Pembina Prof. Dr. Haryono Suyono yang telah memberi kepercayaan sebagai ketua YKBRP, dan mengembangkan terima kasih yang telah memilih ketua yang baru yang relatif muda dan berharap bisa bekerja semakin lincah dan apa yang selama ini kurang agar bisa dilengkapi.

“Terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pimpinan, dosen dan karyawan STIKes MRHJ yang telah membantu nya selama ini dan mohon maaf bila selama memimpin agak keras dalam menyampaikan sesuatu,” ujarnya.

Ketua umum terpilih Ibu Efin Soehada, S.E, M.Si., dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa meskipun telah terjadi pergantian pengurus, namun masih banyak pengurus lama masih tetap dalam organisasi dan diharapkan tetap membantu dan masih dimohon petunjuk dan arahannya.

“Saya berharap agar kita semua bisa menghidupkan kampus, dan yang paling penting berusaha keras untuk mendapat mahasiswa sebanyak-banyaknya. Dalam mencari calon mahasiswa, Jangan tergantung pada bagian pemasaran saja, tetapi semua harus menjadi bagian promosi, jadi semuanya termasuk dosen harus bisa mencari calon mahasiswa sebanyak-banyaknya. Kampus bisa hidup dan berkembang bila mahasiswanya banyak,” ujarnya.

Di akhir pertemuan Direktur BP STIKes Mitra RIA Husada Jakarta yang baru, Dr. dr. Andi Julia Refiana, M.Kes, mengajak semua mengembalikan kejayaan Kampus. “Kita kembalikan masa kejayaan STIKes MRHJ seperti masa lalu,” pungkasnya. @red. (sumber berita : http://sindikatpost.com/2021/08/26/haryono-suyono-beri-arahan-di-acara-serah-terima-direktur-bp-stikes-mitra-ria-husada-jakarta/)

Haryono Suyono mengatakan kesehatan dan pendidikan harus dimulai dari sejak dini


Jakarta, Koranpelita.com

Prof Dr Haryono Suyono tampil sebagai pembicara utama dalam acara Webinar yang diselenggarakan STIKes Mitra RIA Husada, Sabtu 24 April 2021.

Ketua STIKes Mitra RIA Husada, Dra Sri Danti Anwar, MA membuka Webinar Nasional Hari Kartini membahas Seberapa Penting Pendewasaan Usia Perkawinan Anak Dalam Mewujudkan Kesehatan Perempuan yang Berkualitas.
Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo menjadi narasumber bersama Zoemrotin, Lenny N Roosalin, Hj Ella Royati dan moderator dr. H. Engkus Kusdinar Achmad, MPH.

Haryono Suyono mengatakan kesehatan dan pendidikan harus dimulai dari sejak dini, karena itu sangat penting bagi keberlanjutan bangsa dan negara Indonesia.

Memelihara kesehatan dan pendidikan harus dimulai sejak dini agar bisa tumbuh dengan baik, karena pemeliharaan kesehatan itu sangat vital, dan menjadi target utama.

STIKes mendidik bidan guna mendukung peran perempuan, bidan bisa membantu wanita terus sehat. Bidan juga bisa menjadi tenaga ahli yang luar biasa, sehingga bidan harus memberikan petunjuk kepada para calon ibu agar menikah pada usia yang disarankan.

Mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada harus bisa mengikuti kuliah merdeka dan bisa belajar melalui internet dan media lainnya.

Dengan adanya sanggar Lansia diharapkan para lansia bisa bersilaturahmi sesama Lansia sehingga mereka bisa ada kegiatan dan berumur panjang.

Bidan juga bisa mengantar budaya baru dan keluarga sejahtera disertai dengan norma baru lebih cepat diadopsi oleh wanita berpendidikan.

Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo ( Ketua Umum PPI ) berbicara dengan topik Peranan PPI sebagai bagian dari Aliansi Pita Putih Global dalam mewujudkan Kesehatan Perempuan Berkualitas Dalam Pendewasaan Usia Perkawinan.

Dra Leni N Rosaline , M.S.c ( Deputi Mentri Bidang Kesetaraan Gender ) dengan topik Kebijakan Dan Program Pemerintah Indonesia Tentang Pendewasaan Usia Perkawinan anak untuk Mewujudkan Perempuan Indonesia yang Berkualitas.

Zoemrotin K ( Ketua Yayasan Kesehatan Perempuan ) dengan topik Pengalaman YKP dalam mengadvokasi tentang Pendewasan Usia Perkawinan anak Untuk mewujudkan Kesehatan Perempuan Yang Berkualitas.

Bidan Hj.Ella Royati,S.ST.,M.Kes (Mahasiswi Prodi Profesi Bidan SMRH Jakarta) dengan topik Dampak Pernikahan Usia Anak Perempuan Pada Kesehatan Reproduksi ( Dari Sisi Pengalaman Praktisi Bidan ). (D)

sumber : https://koranpelita.com/2021/04/24/haryono-suyono-kesehatan-dan-pendidikan-dimulai-sejak-dini/

Masyarakat Sangat Membutuhkan Informasi Kesehatan Dan Gizi Keluarga


28 Februari 2021 17:30 WIB

Penulis : Budi Seno P Santo

SuaraKarya.id –
JAKARTA: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI)
hendaknya maju ke depan, mengajak orang-orang atau lembaga yang memiliki
pengaruh di masyarakat, agar memberikan informasi tentang pentingnya
kesehatan dan gizi keluarga. Dalam rangka memperkuat daya tahan tubuh di
masa Pandemi Covid 19 seperti yang terjadi sekarang ini.

Ajakan tersebut dikemukakan Prof Dr Haryono Suyono, dalam sambutannya
saat menjadi nara sumber secara virtual, pada acara Seminar Online
Tentang Peran Ketahanan Kesehatan Keluarga, yang diselenggarakan FKM-UI
bekerja sama dengan STIKes Mitra RIA Husada, dari Jakarta, Sabtu
(27)2/2021) sore.

Dikemukakannya, kita perlu mendidik rakyat untuk bertingkah laku
sangat pro pada gizi keluarga. Tidak saja tahu atau tidak pandai, tetapi
bertingkah laku makan bergizi di mana mana. Utamanya, saat mereka yang
sedang hamil dan mereka yang sudah lansia.

Pasalnya, mernurut Pakar Pemberdayaan Keluarga itu, stunting itu
tidak muncul secara mendadak, tetapi perlu waktu lama sangat lama. Untuk
itu, dalam penanganannya harus melibatkan banyak orang terutama para
kepala desa dan pimpinan daerah.

Dalam upaya penanganan stunting, keluarga memerlukan masukkan gizi
yang sangat baik. Hal itu, kata Haryono, dimulai sejak ibu hamil, harus
sudah diberikan makan makanan yang bergizi.

Selain Haryono Suyono, acara seminar online tersebut juga
menghadirkan dua pembicara lain. Yakni Prof Dr drg Sandra Fikawati MPH
dengan materi “Peran Gizi Keluarga di Era Pandemi Covid-19”, dan Prof Dr
Endang Anhari MOH drPH dengan materi “Pencegahan Stunting dalam
Keluarga di Era Pandemi Covid-19”.***

https://m.suarakarya.id/detail/128636/Masyarakat-Sangat-Membutuhkan-Informasi-Kesehatan-Dan-Gizi-Keluarga

SRI DANTI ANWAR : PENTINGNYA PERAN TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL

Jakarta, 20 Juli 2020

Setelah Presiden RI menghimbau pada tanggal 15 Maret 2020 tentang belajar, bekerja dan beribadah di rumah, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi mulai membatasi kegiatan belajar mengajar tak terkecuali Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH).

Berdasarkan Surat Edaran 022/Ketua SMRH/III/2020 tentang Kegiatan Pembelajaran Stikes Mitra RIA Husada Ketua SMRH memutuskan selama situasi dalam keadaan bencana non alam (Force Majeure) pada tanggal 16 s/d 28 Maret 2O2O pelayanan akademik dan non akademik di lingkungan Kampus SMRH dilakukan secara daring.

Kemudian untuk kegiatan Perkuliahan/Pembelajaran semester genap sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020 dilaksanakan menggunakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Long Distance Learning (LDL) yang akan dikoordinasikan oleh masing – masing Ketua Program Studi yang digunakan oleh masing – masing dosen disesuaikan dengan situasi dan kondisi dosen serta mahasiswa.

Dalam surat edaran tersebut Ketua SMRH juga memerintahkan untuk menarik seluruh mahasiswa dari lahan praktikum dan menunda kegiatan di lahan praktikum sejak tanggal 16 s/d 28 Maret 2020.

Sedangkan untuk mahasiswa yang akan melakukan pembayaran semester genap di arahkah untuk melakukan transaksi melalui transfer Bank Mandiri dengan tujuan Sekolah Tinggi llmu Kesehatan Mitra RIA Husada di nomor rekening 129.000.4978.538

Ketua SMRH juga menghimbau untuk tetap menjaga kesehatan, tidak melakukan aktivitas di luar rumah kecuali sangat mendesak dan apabila diperlukan melakukan tes kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala batuk, demam, sesak nafas.

 

Tim Humas dan Marketing SMRHDi era pandemi dan new normal saat ini, peran tenaga kesehatan sangat
penting dalam upaya mensosialisasikan protokol kesehatan bagi masyarakat umum
untuk menangani berkembangnya dan tertularnya wabah virus corona yang terjadi
di berbagai belahan dunia tak terkecuali yang terjadi di Indonesia.

 

 

Sekolah
Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra RIA Husada (SMRH) Jakarta, menjadi salah satu
kampus kesehatan yang juga konsen membantu pemerintah dalam upaya mengahadapi
wabah covid-19 di era new normal yang diterapkan pemerintah saat ini. New
normal adalah adaptasi kebiasaan baru dalam rangka menuju masyarakat produktif,
aman dari covid-19.

 

Para tenaga kesehatan berkompeten dari Program Studi S1 Kesehatan
Masyarakat SMRH Jakarta, mengelola penerapan protokol kesehatan pencegahan
covid-19, guna mensosialiasikan kepada masyarakat luas untuk tidak takut atau
hawatir menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan dan
menjalankan protokol kesehatan. Untuk membangunan kepercayaan diri dan
produktifitas di era new normal kepada masyarakat, perlu adanya penerapan yang
efektif dalam membantu pemulihan kepercayaan masyarakat untuk kembali
mengunjungi tempat-tempat umum seperti pusat perbelanjaan, pusat hiburan,
tempat-tempat wisata, hotel, transportasi umum dan lainnya.

 

Tenaga kesehatan masyarakat memiliki peran utama dalam mengedukasi
masyarakat terkait dengan pencegahan penyakit menular dan tidak menular serta
menjaga lingkungan dan masyarakat agar tetap berperilaku untuk hidup bersih,
sehat, taat dan disiplin protokol kesehatan baik di rumah maupun di lingkungan
sekitar, karena perilaku individu adalah kunci keberhasilan dalam menangani
covid-19.

 

Tempat-tempat umum tersebut diatas, sudah saatnya mengelola dan
menerapkan protokol kesehatan di era new normal dengan melibatkan tenaga
kesehatan yang terdidik dan kompeten di bidangnya yaitu Sarjana Kesehatan Masyarakat.
Dengan melibatkan mereka dalam edukasi dan sosialisasi tentang penyakit menular
dan tidak menular, juga tentang perilaku bersih dan sehat. Maka hal ini, dapat
meyakinkan masyarakat dan dapat menimbulkan kepercayaan bagi masyarakat untuk
kembali mendatangi tempat-tempat keramaian seperti pusat perbelanjaan, pusat
hiburan, tempat-tempat wisata, hotel, transportasi umum dan lainnya, dengan
perasaan tenang dan nyaman, karena telah terpapar informasi mengenai protocol
kesehatan dari tenaga kesehatan yang terdidik dan mempuni di bidangnya.

 

Lembaga-lembaga
pendidikan tinggi yang mempunyai jurusan kesehatan masyarakat, sudah saatnya
berperan aktif menyalurkan sarjana-sarjana kesehatan masyarakat ke dunia
industri tersebut diatas, demi pengelolaan protokol kesehatan pencegahan covid-19
di era new normal yang lebih efektif dan kredibel.

 

Inilah link
and match antara perguruan tinggi dan dunia industri yang membangun ekosistem
kesehatan masyarakat di era new normal.