STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Gelar Sosialisasi VMTS dan IKU 2026–2030

STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Gelar Sosialisasi VMTS dan IKU 2026–2030

Jakarta, Cibubur — STIKes Mitra RIA Husada Jakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, dan Indikator Kinerja Utama (VMTS & IKU) Institusi dan Program Studi Tahun 2026–2030 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola dan budaya mutu perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Gedung RA Kartini, Kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan pemangku kepentingan (stakeholder). Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh sivitas akademika terhadap arah pengembangan institusi sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis (RENSTRA) STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Tahun 2026–2030.

Dalam kegiatan ini, pimpinan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta memaparkan visi institusi, yaitu “Menjadi Perguruan Tinggi Kesehatan yang unggul, inovatif, menghasilkan lulusan berdaya saing global dan humanis.” Visi tersebut menjadi landasan utama dalam perencanaan dan pelaksanaan seluruh program pengembangan institusi dan program studi.

Pada sesi pemaparan selanjutnya, dijelaskan pula mengenai struktur Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai alat ukur pencapaian kinerja institusi dan program studi. IKU yang disosialisasikan mencakup indikator kinerja wajib, pilihan, dan partisipatif, dengan fokus pada peningkatan mutu lulusan, pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, penguatan kerja sama, kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), serta peningkatan peran dan keterlibatan alumni.

Peserta Sosialisasi visi misi SMRHJ

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan penyampaian masukan dari para peserta dan stakeholder. Berbagai saran konstruktif disampaikan, antara lain terkait penguatan kompetensi praktik mahasiswa, penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan layanan kesehatan, peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran, serta penguatan kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, STIKes Mitra RIA Husada Jakarta menegaskan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk melaksanakan RENSTRA 2026–2030 secara konsisten dan berkelanjutan. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan institusi pendidikan tinggi kesehatan yang bermutu, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sebagai penguatan arah kebijakan, STIKes Mitra RIA Husada Jakarta menetapkan misi institusi sebagai berikut:

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi kesehatan yang bermutu dan adaptif guna mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing global.
  2. Mengembangkan penelitian kesehatan yang berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan masyarakat serta mengintegrasikan potensi kearifan lokal sebagai pendekatan berbasis budaya.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang partisipatif, inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan lokal dengan memanfaatkan hasil riset untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  4. Mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, adaptif, dan terintegrasi guna mendukung efisiensi manajemen serta pencapaian mutu berkelanjutan.

Membangun kemitraan strategis di tingkat lokal, nasional, dan global untuk memperkuat jejaring akademik dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

STIKes MRHJ Mengundang Mitra Kerjanya untuk Memberi Masukan Terkiat Visi Misi 2026-2030

STIKes MRHJ Mengundang Mitra Kerjanya untuk Memberi Masukan Terkiat Visi Misi 2026-2030

Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dr Sri Danti Anwar, MA terlihat sedang menyampaikan paparan terkiat dengan Visi Misi Institusi 2026-2030

CIBUBUR. STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, kemarin menggelar acara Sosialisasi Visi Misi, Tujuan dan Rencana Strategi Institusi dan Program Studi di kampusnya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Acara ini dihadiri oleh Pengguna Lulusan/Mitra dari RS Kenari Graha Medika, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, IBI Jakarta Timur, pengurus IAKMI, PT BUKAKA, Klinik Mundi Asih Depok, alumni STIKes MRHJ, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan dan undangan lainnya. Kamis (15/01/2026).

Sebelum acara dimulai, Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dr Sri Danti Anwar, MA kepada tim GEMARI.ID mengatakan, hari ini kita mengadakan acara Sosialisasi Visi Misi, Tujuan dan Rencana Srategi dari institusi, jadi latar belakangnya adalah sebelumnya kita sudah punya Renstra tahun 2021-2025. Di dalam Renstra yang lalu itu juga ada visi misi tujuan dan strategi, Nah karena memang Renstra tersebut 5 tahun itu sudah berakhir dan kita evaluasi, sekalian kita juga mengevaluasi Visi Misi, Tujuan dan Strategi yang ada di tingkat institusi maupun juga diturunkan dalam tingkat Visi Misi, Tujuan dan Strategi tingkat program studi, katanya.

Sekretaris Prodi Sarjana Kebidanan, Eka Maulana Nurzannah, S.SiT, MKM terlihat sedang memaparkan Visi Misi Prodi Sarjana Kebidanan 2026-2030

Dijelaskan, hari ini kita akan memaparkan, mensosialisasikan Visi Misi Institusi maupun juga nanti turunan di Visi Misi Prodi. Selain itu dalam Renstra-nya itu mengandung Visi Misi untuk 2026 -2030. Setelah kita melakukan evaluasi dari Renstra yang lalu, termasuk juga Visi Misi kita mengidentifikasi berbagai hal, misalnya dari sisi global saat ini, seperti apa tuntutannya, terus dari sisi kebijakan seperti apa, kemudian juga dari sisi tantangan yang kita hadapi ke depan, dengan demikian untuk Visi Misi, tujuan sasaran yang di dalam Renstra 2026-2030 memang ada perubahan, jelasnya.

Ia menambahkan, disini kita melihat perubahannya itu, perubahannya adalah visi misi-nya lebih simple, lebih terbuka dibandingkan dengan visi misi yang sebelumnya, yang hanya membatasi untuk manajemen kesehatan. Kalau sekarang kita buka itu lebih luas lagi, sehingga nanti program-program yang ada di dalamnya juga bisa menyesuaikan lebih baik flesible lagi.

Sosialisasi hari kita mengundang seluruh stakeholder, baik itu dari kementerian, lembaga, dinas, ada dari mitra organisasi profesi maupun juga alumni. Tujuannya tentu saja agar mereka mengetahui visi kita yang baru maupun juga Renstra yang baru, sehingga user atau pengguna juga bisa mendukung nanti kalau kita menjalin kerjasama dengan mereka, imbhnya.

Seusai acara sosialisasi Visi Misi, Tujuan dan Strategi institusi dan prodi, para peserta berkesempatan untuk berfoto bersama

Ia berharap dengan acara acara sosialisasi ini, mereka bisa memberikan masukan, karena ini masih terbuka juga. Selain sosialisasi kita belum ketuk pula istilahnya, mereka bisa memberikan masukan terkait visi misi, maupun juga nanti Renstranya sendiri, sehingga setelah ini kalau ada masukan kita akan tampung, kita lihat kembali dan kita akan perbaiki baru kita tetapkan. Tujuan kegiatan sosialisasi hari ini sebetulnya mereka diharapkan memberikan masukan kepada draft yang akan kita sampaikan, harapannya. @mulyono_dp

Kegiatan Sosialisasi Peningkatan  Perangkat SPMI

Kegiatan Sosialisasi Peningkatan  Perangkat SPMI

Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Perangkat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Senin, 17 November 2025 di Gedung RA Kartini

Cibubur. STIKes Mitra RIA Husada Jakarta melalui Pusat Penjaminan Mutu Internal (PPMI) telah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Perangkat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola mutu pendidikan tinggi. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 17 November 2025 di Gedung RA Kartini ini diikuti oleh unsur pimpinan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta stakeholder eksternal. Pelaksanaan sosialisasi ini merujuk pada Permendikbudristek No. 62 Tahun 2016 dan Permendiktisaintek No. 39 Tahun 2025 yang mengamanatkan pentingnya pemutakhiran perangkat mutu serta konsistensi penerapan siklus PPEPP dalam seluruh kegiatan tridharma.

Pada sesi inti, Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal menyampaikan pemaparan komprehensif mengenai perangkat SPMI terbaru yang meliputi kebijakan mutu, pedoman mutu, standar SPMI, prosedur operasional baku (SOP), serta instrumen dan formulir mutu yang telah diperbarui. Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai implementasi 14 Standar Nasional Pendidikan Tinggi serta 17 standar tambahan perguruan tinggi, berikut penerapan siklus PPEPP sebagai dasar pengendalian dan peningkatan mutu berkelanjutan. Diskusi interaktif yang menyertai pemaparan berhasil menyamakan persepsi antar-unit dan mengidentifikasi kebutuhan penguatan mutu, seperti penyelerasan dokumen, penyempurnaan SOP, serta pendampingan implementasi standar pada tingkat program studi dan unit kerja.

Sebagai wujud komitmen institusi terhadap budaya mutu, kegiatan ini ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan Naskah Komitmen Bersama oleh pimpinan, ketua program studi, kepala unit, mahasiswa, alumni, dan stakeholder. Penandatanganan ini menegaskan bahwa perangkat SPMI bukan hanya dokumen administratif, tetapi merupakan pedoman kerja strategis dalam upaya peningkatan mutu secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, STIKes Mitra RIA Husada Jakarta semakin memperkuat kapasitas internal dalam memenuhi tuntutan akreditasi dan regulasi, sekaligus meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul, profesional, dan berintegritas.

Mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Berhasil Meraih Medali Perunggu

Mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Berhasil Meraih Medali Perunggu

Christina Monica Cut Ayu Raja Gukguk terlihat sedang memperlihatkan Medali Perunggu yang diperolehnya

YOGYAKARTA. Bertempat di GOR Universitas Negeri Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 3 – 5 Oktober 2025 tengah digelar pertandingan kejuaraan Pugnator Yogyakarta Taekwondo International Championship 2025. Kejuaraan ini diikuti oleh kurang lebih 3000 peserta dari 7 negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Timor Leste, Filipina, Pakistan, Singapura, dan Thailand. Salah satu mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Christina Monica Cut Ayu Raja Gukguk mengikuti kejuaraan itu dan berhasil meraih Medali Perunggu. Minggu (05/10/2025).

Christina Monica Cut Ayu Raja Gukguk, salah seorang mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, prodi S1 Kebidanan Semester 7 berhasil memperoleh Medali Perunggu (Bronze) pada kejuaraan Pugnator Yogyakarta Taekwondo International Championship 2025 tersebut. Dirinya mengaku senang bisa meraih medali perunggu dan bercita-cita meraih prestasi terbaik di event yang lebih besar.

Sertifikat Perolehan Medali Perunggu dari Kejuaraan Pugnator Yogyakarta Taekwondo International Championship 2025

Hal ini disampaikan kepada tim gamari.id, saya merasa sangat senang, bangga, dan bersyukur. Semua usaha dan latihan yang saya jalani akhirnya membuahkan hasil. Ini adalah pengalaman yang tidak terlupakan dan menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus berkembang.

Lebih lanjut ia mengatakan, sebelum bertanding, saya mempersiapkan diri dengan latihan rutin, menjaga kesehatan, serta mempelajari strategi atau teknik yang dibutuhkan. Selain itu, saya juga mempersiapkan mental agar tetap tenang dan fokus saat perlombaan berlangsung, katanya. Christina berharap, prestasi ini bisa menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi lagi di masa depan. Saya juga ingin menginspirasi teman-teman lain agar semangat berusaha dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita, harapannya. @mulyono_dp

Monica Cut Ayu Raja Gukguk beserta peraih medali lainnya berkesempatan umtuk berfoto bersama

STIKES Mitra Ria Husada Jakarta Gelar Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan RencanaStrategissebagai Upaya MewujudkanTransformasi Pendidikan Tinggi yang Berdampak

STIKES Mitra Ria Husada Jakarta Gelar Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan RencanaStrategissebagai Upaya MewujudkanTransformasi Pendidikan Tinggi yang Berdampak

STIKES Mitra Ria Husada Jakarta (SMRHJ) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan Rencana Strategis (Renstra) yang bertempat di Gedung Utama kampus.

Jakarta, 15 Juli 2025 – Dalam rangka menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks dan dinamis, STIKES Mitra Ria Husada Jakarta (SMRHJ) menyelenggarakan Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan Rencana Strategis (Renstra) yang bertempat di Gedung Utama kampus. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.

Workshop Penyusunan Visi, Misi, dan Rencana Strategis (Renstra)

Workshop ini menghadirkan narasumber utama Dr. Desiana Vidayanti, M.T., pakar kebijakan mutu pendidikan tinggi, yang memaparkan pentingnya transformasi institusi melalui visi dan misi yang terarah dan berdiferensiasi, serta penyusunan Renstra yang relevan, inklusif, dan berdampak. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, serta dihadiri oleh Ketua dan sekretaris  Unit Kerja BP SMRHJ, Bapak Ikhsan Riyandra SE., S.Sos sebagai perwakilan dari LL-DIKTI Wilayah 3 Jakarta. Workshop ini bertujuan untuk mereformulasi visi dan misi institusi sesuai perkembangan zaman serta menyusun rencana strategis yang selaras dengan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional.

Narasumber utama Dr. Desiana Vidayanti, M.T., pakar kebijakan mutu pendidikan tinggi,

Dalam paparannya, Dr. Desiana menegaskan bahwa penyusunan visi dan misi bukan hanya sekadar formalitas, melainkan titik tolak arah pengembangan institusi. Ia menyampaikan bahwa visi unggul harus mencerminkan arah masa depan yang kontekstual, membumi, dan membedakan institusi dari yang lain, sedangkan misi adalah upaya nyata untuk mewujudkan visi melalui fokus strategis tridarma perguruan tinggi yang dipilih.

Workshop ini juga menekankan integrasi antara dokumen strategis seperti visi–misi, Renstra, standar SPMI, hingga pelaksanaan tridarma. Seluruh perangkat harus selaras untuk mendukung sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang akuntabel, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui workshop ini, STIKES Mitra RIA Husada Jakarta memperkuat komitmen untuk menjadi institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Selama kegiatan, peserta secara aktif berdiskusi dan menyusun draft awal visi, misi, serta rumusan tujuan strategis institusi untuk lima tahun ke depan. Proses ini dilakukan secara partisipatif untuk menjamin keterwakilan seluruh elemen institusi dan menghasilkan dokumen strategis yang realistis, terukur, dan adaptif terhadap tantangan global. @nurulicha

STIKes MRHJ Diharapan Menjadi Pioneer Pembentukan Prodi Sarjana Terapan Kesehatan Tradisional

STIKes MRHJ Diharapan Menjadi Pioneer Pembentukan Prodi Sarjana Terapan Kesehatan Tradisional

dr Abidinsyah Siregah, DHSM, MBA, MKes terlihat sedang memaparkan usulannya terkait dengan Prodi Sarjana Terapan Kesehatan Tradisional

CIBUBUR. Salah satu Dewan Penyantun STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, dr Abidinsyah Siregah, DHSM, MBA, MKes beberapa hari lalu menggelar rapat dengan para pimpinan STIKes MRHJ di kampusnya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Selain unsur pimpinan yang hadir, perwakilan dari Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP) juga hadir, diantaranya Dr dr Andi Julia Rifiana, SH, M.Kes dan Dr Mulyono D Prawiro, SE, MM. Disamping itu hadir pula Dewan Penyantun lainnya, Dr Sudibyo Alimoeso, MA. Rapat ini membahas usulan pembentukan prodi baru yaitu prodi Sarjana Terapan Kesehatan Tradisional Keterampilan. Senin (14/07/2025).

Seusai rapat, dr Abidinsyah Siregah, DHSM, MBA, MKes kepada tim gemari.id menjelaskan, prodi baru ini sebenarnya adalah kekayaannya Indonesia atau Local Wisdom, yang disebut sebagai kesehatan tradisional. Ini secara organisatoris, regulasi sudah dapat dipertahankan pada undang-undang kesehatan yang baru nomor 17 tahun 2023, bahkan sudah diturunkan ke dalam PP Nomor 28 tahun 2024, artinya ini adalah peluang dan kesempatan Indonesia membuka wacana dan pendidikan formal kesehatan tradisional, jelasnya.

Kemudian ia mengatakan, kalau ini dibuka itu sekaligus menjawab, sorry kalau kita katakan kebuntuan pendekatan konvensional yang menunjukkan trend, bahwa prevalensi penyakit tidak menular itu justru tidak semakin menurun. Artinya kita perlu berpikir tentang Beyond konvensional dan ternyata kita punya kekayaan yang hebat di bidang kesehatan tradisional dari berbagai kearifan lokal, dari berbagai suku di Indonesia. Keadaan ini diakui oleh WHO sebagai salah satu jenis pelayanan kesehatan yang dibagi dua rumpunnya, konvensional dan tradisional. Hari ini banyak negara di luar Indonesia mengembangkan ini dengan sangat serius, dan hari ini Indonesia punya peluang untuk itu, katanya.

Para pimpinan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dan perwakilan Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan terlihat serius menyimak paparan yang disampaikan dr Abidinsyah Siregah, DHSM, MBA

Menurutnya, tujuan utama dibentuk prodi baru ini adalah kita ingin memberdayakan masyarakat Indonesia yang berminat di bidang ini, untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sekaligus bukan hanya menolong dirinya dan keluarganya, tetapi juga dapat melakukan praktek mandiri yang bermanfaat bagi masyarakat banyak, dan kita bersyukur undang-undang ini memungkinkan lulusan ini nanti bisa praktek mandiri, sebagaimana bidan, dokter dan sebagainya, tuturnya.

Ia menghimbau kepada masyarakat khususnya para calon mahasiswa yang ikut bergabung dalam program studi Sarjana Terapan Kesehatan Tradisional, sebagai Dewan Penyantun saya tahu betul bahwa Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan dan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta ini potensial, potensinya bukan hanya potensi fisik dan sumber daya pengajar, tetapi kesejarahannya yang didirikan oleh para tokoh-tokoh terdahulu itu punya komitmen besar untuk mewujudkan cita-cita anak bangsa yang mau sekolah di tempat ini.

Ia berharap, dengan didirikannya Prodi baru ini dengan bersungguh-sungguh, kita akan mengisi slot kekosongan tenaga pelayanan kesehatan tradisional di Indonesia, dimana rakyat Indonesia punya hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan apapun, termasuk pelayanan kesehatan tradisional dan dengan adanya nanti pendidikan dan lulusannya itu, sudah tersedia dan ada yang bisa melakukannya.

Kenapa memilih STIKes Mitra RIA Husada Jakarta sebagai pioneer dalam Prodi Sarjana Terapan Kesehatan Tradisional, ia dengan tegas mengatakan, seperti yang saya katakana, STIKes MRHJ ini punya sejarah komitmen yang besar untuk perhatian kepada ketersediaan kesehatan secara nasional. Dan melihat kondisi fisik, lahan, lokasi dan orang-orang yang ada di belakangnya yang memiliki komitmen yang tinggi, kita percaya bahwa pada STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, tugas ini bisa diemban dengan baik dan kita percaya masyarakat pun percaya untuk mengikuti pendidikan di kampus ini, tegasnya. @mulyono_dp

Hasil Workshop Bukan Hanya Memenuhi Persyaratan Administratif Saja

Hasil Workshop Bukan Hanya Memenuhi Persyaratan Administratif Saja

Dr dr Andi Julia Rifiana, SH, M.Kes saat tampil memberikan sambutan dan sekaligus membuka secara resmi Workshop Penyusunan Visi Misi Renstra dan Renop Institusi dan Prodi

CIBUBUR. STIKes Mitra RIA Husada Jakarta hari ini menggelar acara Workshop Penyusunan Visi Misi Renstra dan Renop Institusi dan Prodi, dengan menghadirkan narasumber Dr Ir Desiana Vidayanti, MT. Hadir dalam acara ini diantaranya perwakilan dari LLDIKTI Wilayah III DKI Jakarta, Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta beserta para Wakil Ketua, Para Kepala Pusat, Para Kaprodi dan Sekprodi, beberapa dosen dan juga para Kepala Bagian serta perwakilan dari Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan. Acara diawali dengan sambutan Ketua STIKes MRHJ, Dr Sri Danti Anwar, MA dan dibuka oleh Ketua Badan Penyelenggara, Dr dr Andi Julia Rifiana, SH. M.Kes. Selasa (14/07/2025).

Dr dr Andi Julia Rifiana, SH. M.Kes, Dr Sri Danti Anwar, MA dan Dr Ir Desiana Vidayanti, MT terlihat tersenyum lebar saat acara pembukaan Workshop

Dalam sambutannya, Ibu Evie panggilan akrab Dr dr Andi Julia Rifiana, SH, M.Kes mengatakan, Alhamdulillah, pagi yang cerah dan sejuk ini kita dapat berkumpul di kampus tercinta, kampus hijau dan Allah SWT telah memberi kita semua sehat dan bisa hadir di acara ini. Ia menegaskan, bahwa Worshop ini nantinya kita akan merumuskan Visi Misi perguruan tinggi serta Renstra sebagai pedoman dan penuntun arah kampus kita ke depan. Tentunya dengan narasumber yang kompeten di bidangnya, katanya.

Ketua panitia Workshop Nurulicha, SST, M.Kes duduk di depan didampingi Sekretaris Badan Penyelenggara, Dr Mulyono D Prawiro, SE, MM

Ibu Evie sangat appreciate dengan adanya acara ini, karena penyusunan Visi Misi perguruan tinggi ini akan benar-benar sangat dibutuhkan, agar kampus kita tercinta ini selalu berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan awal dibentukan perguruan tinggi ini dan sesuai pula dengan rencana kerja pemerintah kita. Workshop ini merupakan momen yang sangat penting dan strategis bagi institusi kita. Visi Misi bukan hanya sekedar penyataan tertulis, tetapi menjadi arah dan kompas bagi seluruh civitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Di dalamnya tercermin cita-cita besar kampus kita dalam menjawab tantangan masa depan, baik di tingkat lokal, nasional maupun global.

Seusai acara pembukaan Workshop, para peserta berkesempatan untuk berfoto bersama narasumber, Dr Ir Desiana Vidayanti, MT, Ketua STIKes MRHJ, Perwakilan LLDIKTI Wilayah III dan Perwakilan dari YKBRP

Ia berharap kepada para peserta Workshop yang hadir pada hari ini dapat berdiskusi secara terbuka, kritis, dan kontruktif. Tentunya masukan dari narasumber sangat dibutuhkan agar dokumen yang dihasilkan nanti tidak hanya memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga memiliki relevansi berkelanjutan dan mampu diimplementasinya dengan baik, harapannya. @mulyono_dp

Kegiatan Evaluasi Metode OSCE Prodi Profesi Bidan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Kegiatan Evaluasi Metode OSCE Prodi Profesi Bidan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

Prodi Profesi STIKES Mitra RIA Husada Jakarta melakukan kegiatan Evaluasi Metode OSCE untuk angkatan ke-8

Pada tanggal 26 Februari 2025, Prodi Profesi STIKES Mitra RIA Husada Jakarta melakukan kegiatan Evaluasi Metode OSCE untuk angkatan ke-8. Kegiatan tersebut merupakan bentuk evaluasi pembelajaran yang dilakukan di Institusi.

Adapun metode OSCE yang dilaksanakan terdiri dari 10 Stase mencangkup kompetensi Kesehatan reproduksi, kehamilan normal dan deteksi dini, persalinan normal dan kegawatdaruratan, Nifas normal, Neonatus Kegawatdaruratan dan Keluarga Berencana.

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan di Institusi SMRHJ

Mahasiswa yang mengikuti metode evaluasi OSCE terdiri sebanyak 23 mahasiswa. Dibagi menjadi 3 Sesi.

Mahasiswa yang dinyatakan lulus dalam evaluasi OSCE kemudian akan didaftarkan untuk pelaksanaan UKOMNAS Profesi Bidan. (STIKES Mitra RIA Husada Jakarta, 22 April 2025)

Kegiatan Bimbingan PKKP Prodi Profesi Bidan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Brebes – Jawa Barat

Kegiatan Bimbingan PKKP Prodi Profesi Bidan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Brebes – Jawa Barat

Prodi Profesi STIKES Mitra RIA Husada Jakarta melakukan kegiatan bimbingan praktik kepada mahasiswa di TPMB Sri Wiyati dan TPMB Yuyun Widyayanti

Pada tanggal 19 Februari 2025, Prodi Profesi STIKES Mitra RIA Husada Jakarta melakukan kegiatan bimbingan praktik kepada mahasiswa di TPMB Sri Wiyati dan TPMB Yuyun Widyayanti. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Ibu Bdn. Sinta Dwi Juwita, S.SiT., M.Keb dan Nina Tresnayanti, S.SiT., M.Kes selaku pembimbing PKKP. Kegiatan tersebut juga dihadiri olej Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan ibu Bdn. Yulita Nengsih, S.SiT., M.Kes serta dihadiri oleh Ci lahan Bd. Sri Wiyati dan Bd. Yuyun Widyayanti. Bimbingan ini dilakukan pada PKKP masa nifas dan menyusui.

Adapun metode bimbingan yang dilakukan secara bedside teaching dan diakhiri dengan post conference. (Prodi Profesi STIKES Mitra RIA Husada Jakarta, 19 Februari 2025)

Kegiatan Bimbingan Praktik Prodi Profesi Bidan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Subang – Jawa Barat

Kegiatan Bimbingan Praktik Prodi Profesi Bidan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Subang – Jawa Barat

Prodi Profesi STIKES Mitra RIA Husada Jakarta melakukan kegiatan bimbingan praktik kepada mahasiswa di TPMB Teti Sri Yulianti

Pada tanggal 16 Januari 2025, Prodi Profesi STIKES Mitra RIA Husada Jakarta melakukan kegiatan bimbingan praktik kepada mahasiswa di TPMB Teti Sri Yulianti. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Ibu Bdn. Yulita Nengsih., S.SiT., M.Kes selaku Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Bidan sekaligus pembimbing PKKP serta dihadiri oleh Ci lahan Bd. Teti Sri Yulianti

Kegaiatan ini bertujuan untuk memonitoring dan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam memberikan asuhan kepada pasien. Dimana sesuai dengan visi dan misi prodi profesi bidan yaitu lulusan profesi bidan dapat melakukan asuhan secara berkesinambungan. (SMRHJ_Prodi Profesi, 16 Januari 2025)