STIKes Mitra RIA Husada Jakarta pada hari Kamis, 20 Juli 2023 menyelenggarakan Kuliah Pakar Prodi Profesi Bidan yang bertemakan “Skill Manajerial Dalam Pelayanan Kebidanan Komplementer”, dengan narasumber yang pakar pada bidang manajerial pelayanan komplementer yaitu Ibu Julianti, Skep, MKM, CHt, CIMI, CHE selaku owner EBSCO CENTER (PT. Pusat Ebsco Indonesia).
Dalam kegiatan ini peserta yang mengikuti kegiatan kuliah pakar terdiri dari pimpinan, dosen dan mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta yang terbagi menjadi, mahasiswa prodi profesi angkatan 6 sejumlah 20 mahasiswa, dan mahasiswa prodi profesi angkatan 5 sejumlah 25 mahasiswa.

Ibu Julianti, Skep, MKM, CHt, CIMI, CHE selaku owner EBSCO CENTER (PT. Pusat Ebsco Indonesia). Sikap profesional Bidan tidak terlepas dari harapan masyarakat tentang profil seorang Bidan

Sikap profesional Bidan tidak terlepas dari harapan masyarakat tentang profil seorang Bidan. Survei tentang kinerja bidan yang dilakukan oleh Organisasi Profesi dan asosiasi institusi pendidikan kebidanan melalui pendekatan kualitatif menunjukkan bahwa pada intinya masyarakat mengharapkan Bidan yang ramah, terampil dan tanggap dibidangnya.
Paradigma pelayanan kebidanan saat ini telah mengalami pergeseran. Selama satu dekade ini, asuhan kebidanan dilaksanakan dengan mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan komplementer, serta telah menjadi bagian penting dari praktek kebidanan. (Harding & Foureur, 2009). Terapi komplementer disebut juga terapi holistik yang asuhannya sudah banyak diterapkan di dunia kesehatan terutama di kebidanan. Asuhan komplementer ini merupakan proses penanggulangan masalah kesehatan dan penyakit manusia yang mendukung pengobatan medis tradisional sebagai prinsip pelengkap atau pengobatan non medis.

Kemudian tujuan dari kegiatan ilmiah kuliah pakar ini, antara lain yaitu mampu melakukan manajemen pengelolaan pada alat, bahan pada pelayanan komplementer, mampu mendesain lingkungan ruangan sesuai dengan kebutuhan pasien pada pelayanan komplementer, mampu manajemen pengelolaan bahan habis pakai Untuk kebutuhan pada pelayanan komplementer, dan mampu melakukan manajemen operasional (jadwal, tarif, jenis layanan, pelaksana, pembukuan, market, home care) pada setting pelayanan komplementer.

Dengan demikian, hal ini bertujuan untuk membentuk bidan yang profesional, dengan lulusan yang memiliki kompetensi care provider, communicator, Manager, decision maker dan community leader dan penguasaan substansi kajian kebidanan komplementer. (www.mrhj.ac.id/berita/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *