STIKes MiRHJ Berkunjung ke Lebak Bertemu Alumni Sekaligus Sosialisasi pada Para Bidan

Tim STIKes Mitra RIA Husada Jakarta MRHJ) berkunjung ke Lebak, Banten, Rabu (8/2/2023).    Kunjungan tim STIKes MRHJ itu untuk bertemu dengan para alumni sekolah tinggi itu, sekaligus dengan para bidan di sana.   

Tim STIKes MRHJ berkunjung dalam rangka sosialisasi, tentang sekolah tinggi itu, terkait dengan dimulainya pendaftaran calon mahasiswa baru. 

“Tim terdiri dari saya sendiri, Eka Maulanan N SSiT MKM, Yulita Nengsih SSiT MKes, serta Liza A AMd,” ujar Kepala Bagian Marketing, Humas dan Kerja sama STIKes MRHJ Daniah SSiT MKM, di Jakarta. Jum’at (10/2/2023).  

Daniah, sapaan akrab Kepala Bagian Marketing, Humas dan Kerja sama itu menjelaskan,  maksud dan tujuan berkunjung ke Lebak. Di antaranya adalah bertemu dengan beberapa alumni STIKes MRHJ yang berada di sana. 

Selain itu, STIKes MRHJ juga mengadakan sosialisasi kepada bidan-bidan di sana. Yang daerahnya berada di penghujung Kabupaten Lebak, tepatnya di Kecamatan Malimping.   

Hal ini, dilakukan sekaligus sosialisasi, terkait dengan dimulainya pendaftaran calon mahasiswa baru di STIKes MRHJ. Untuk semester genap, tahun ajaran 2022/2023.  

Dia juga menyampaikan, banyak sekali manfaat saat kunjungan ke Lebak. Kunjungan serta pertemuan ini, difasilitasi seorang alumni STIKes MRHJ, yakni Siti Rosmawati,   

Siti Rosmawati,  biasa disebut dengan panggilan Madam atau Ibu Mimi. “Kami mengucapkan banyak terima kasih,” ucap Daniah.

STIKes MRHJ bisa dikenal di Lebak, khususnya di Kecamatan Malimping, itu semua berkat adanya dukungan dari para alumni yang ada di sana.   

Setelah tim memberikan penjelasan dan informasi terkait keunggulan dan fasilitas yang ada di STIKes MRHJ, cukup banyak  yang tertarik dan berminat untuk melanjutkan studi profesi ke sekolah tinggi itu.   

Terbukti, banyak yang langsung mendaftar dan mengisi formulir pendaftaran yang telah disiapkan. Dari pengamatan menunjukan, respon dari bidan-bidan yang  dikunjungi sangat baik, seperti keluarga sendiri.*** (sumber : https://www.suarakarya.id/kesra/pr-2607459069/stikes-mirhj-berkunjung-ke-lebak-bertemu-alumni-sekaligus-sosialisasi-pada-para-bidan) Editor: Markon Piliang

Memperkenalkan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Melalui Radio 103,4 DFM

JAKARTA. Fasilitas yang ada di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta yang pasti ruangan kuliah yang nyaman, semua ber-AC dan sudah dilengkapi dengan proyektor, memiliki laboratorium komputer yang canggih. Bagi para mahasiswa yang suka menggunakan praktek komputer, kami mempunyai laboratorium khusus komputer yang lumayan banyak, kemudian juga kami memiliki laboratorium kebidanan dan juga laboratorium yang menunjang seperti laboratorium komplementer. Jadi kalau ada ibu hamil kadang prakteknya di kampus kami, demikian disampaikan Kepala Bagian Marketing, Humas dan Kerjasama Daniah, S.SiT, MKM saat siaran di Studio Radio 103,4 DFM Jakarta yang dipandu oleh Nurul dan Ilham. Rabu (15/02/2023).

Selanjutnya, Daniah sapaan akrab Kabag Marketing, Humas dan Kerjasama menyampaikan bahwa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dilengkapi dengan perpustakaan yang pastinya sangat cukup untuk 3 program studi. Selain kami mempunyai perpustakaan, kami juga ada kantin sehat, kemudian ada Musholanya, ada lapangan yang buat berolahraga bagi mahasiswa yang masih energik dan senang sekali untuk berolahraga. Disamping itu ada ruang kesenian seperti angkung yang bisa dipergunakan oleh mahasiswa maupun dosen. Karena kampus kami ini adalah kampus yang sangat luas sekali, jadi banyak fasilitas-fasilitas yang insyaallah mendukung dan menjadi unggulan kampus kami, katanya.

Dirinya menyebutkan bahwa, lokasi kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta berada di Jl Karya Bhakti RIA Pembangunan nomor 3 Cibubur, Jakarta Timur. Kelebihan dari STIKes Mitra RIA Husada Jakarta jika dibandingkan dengan kampus lain diantaranya adalah kalau di Jakarta itu identik dengan gedung yang tinggi-tinggi, seperti ruko-ruko, kampus kami itu terkenal dengan istilah kampus yang hijau atau kampus rindang. Kita bisa bayangkan lah, ya namanya kampus hijau rindang itu kayak apa, artinya tidak yang bangunannya tinggi-tinggi, tetapi areanya sangat luas, kemudian juga kita mempunyai dosen yang sesuai dengan kompetensinya. Kalau bidan ya kita memang ahli di kebidanannya, uji kompetensi kita dalam dua tiga tahun terakhir ini Alhamdulillah 100% lulus, jadi itu merupakan kelebihan dari perguruan tinggi kami, sebutnya.

Dirinya menambahkan, di kampus kami untuk prodi Kesehatan Masyarakat itu ada kelas malam, mungkin di tempat lain tidak ada reguler itu kelas malam, disini kita membuka kelas malam. Kami mencoba memfasilitasi anak-anak yang bekerja sambil kuliah. Untuk yang bekerja sambil kuliah, silahkan bergabung di Prodi S1 Kesehatan Masyarakat, yang jam kuliahnya dimulai dari jam 17.00-21.00. Alhamdulillah banyak alumni-alumni kami yang membuka praktek sendiri kemudian jual komplementernya makin laris, karena tadinya bidan itu makin turun yang melahirkan ke bidan karena ada BPJS, kemudian akhirnya dibuatlah adanya komplementer, sekarang laku lagi, itu nilai plus nya. Kemudian juga ada yang ke klinik atau bahkan yang punya klinik karena tadi selain komplementernya kita kelebihannya juga kewirausahaan, imbuhnya.

Ada beberapa alumni STIKes MRHJ yang peluang kerjanya sangat bagus, kalau kebidanan ya pastinya rumah sakit, bisa juga ke Puskesmas, tetapi yang lebih luasnya memang adalah Kesmas, karena mereka bisa kerja di perusahaan-perusahaan manapun. Alhamdulillah alumni kami banyak sekali,  bahkan sampai ke wilayah Kalimantan. Namanya institusi, perguruan tinggi kami juga harus berkolaborasi dengan beberapa instansi lain, apalagi kalau mahasiswa praktek itu harus dengan rumah sakit. STIKes MRHJ telah bekerja sama dengan instansi lain seperti Rumah Sakit baik negeri maupun swasta. Rumah Sakit negeri seperti RSUD Koja, kemudian RS Budi Asih dan RS Pasar Minggu. Kami juga sudah bekerja sama dengan Puskesmas se wilayah Jakarta Timur, sehingga fasilitas untuk mahasiswa apabila melakukan praktik pun kita siap, tambahnya.

Selain kerjasama dengan beberapa Rumah Sakit, STIKes MRHJ juga bekerjasama dengan akademisi atau perguruan tinggi lain, seperti dengan Universitas Indonesia, Universitas YARSI, kemudian Universitas MH Thamrin bahkan BKKBN. Dengan BKKBN kami bekerjasama terkait dengan Tri Dharma Perguruan tinggi.  Saat ini kami sedang membuka pendaftaran calon mahasiswa baru untuk semester genap tahun ajaran 2022/2023, yang mulai perkuliahan di bulan Maret 2023 ini, paparnya. @MDP. (sumber : https://gemari.id/gemari/2023/2/15/memperkenalkan-stikes-mitra-ria-husada-jakarta-melalui-radio-1034-dfm)

STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Menggelar Seminar Mini Untuk Guru BK

CIBUBUR. Acara sosialisasi perguruan tinggi swasta hari ini dikombinasikan dengan Seminar Mini mengenai jurus-jurus guru BK menghadapi karier siswanya. Memang ini acara yang cukup strategis karena kita mengundang guru-guru BK dari Jakarta Timur, demikian dikatakan Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dra Sri Danti Anwar, MA saat usai acara Sosialisasi Perguruan Tinggi Swasta di kampusnya di bilangan Cibubur, Jakarta Timur. Acara ini selain dihadiri oleh guru-guru BK se Jakarta Timur, juga dihadiri oleh Wakil Rektor Universitas Trilogi bidang Sumberdaya dan Kerjasama, Dr Dendi Anggi Gumilang, SE, MM beserta tim serta pimpinan, dosen dan karyawan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Turut hadir Sekretaris Badan Penyelenggara, Dr Mulyono D Prawiro mewakili Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP). Selasa (31/01/2023).

Menurut Ibu Danti panggilan akrab Ketua STIKes MRHJ, tujuannya dari kegiatan ini adalah mensosialisasikan mengenai kampus kita, kemudian memperkenalkan kampus kita secara langsung kepada guru-guru BK se Jakarta Timur, agar mereka bisa melihat langsung fasilitas yang ada di kampus ini. Selain itu juga untuk meningkatkan pengetahuan para guru BK itu di dalam memberikan bimbingan konseling khususnya mengenai karier kepada siswa-siswanya, katanya.

Dirinya menambahkan, yang membedakan acara ini dari acara-acara yang lalu adalah untuk pertama kalinya kami melakukan kolaborasi dengan Universitas Trilogi dalam hal untuk mensosialisasikan profil dari STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dan juga Universitas Trilogi. Kolaborasi ini memang sebagai tindak lanjut dari pertemuan yang lalu dengan Pembina Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), maupun juga Pembina Yayasan Pengembangan Pendidikan Indonesia Jakarta (YPPIJ) yang membawai STIKes MRHJ maupun juga Universitas Trilogi. Jadi memang kebetulan kedua perguruan tinggi ini istilahnya berada dari satu rahim yang sama, dari Bapak HM Soeharto untuk Universitas Trilogi dan Ibu Tien Soeharto untuk STIKes MRHJ, umbuhnya.

Selain itu ia menjelaskan, tentu saja kolaborasi ini merupakan upaya yang juga didorong oleh pemerintah, bahwa ke depan memang tidak mungkin kita bekerja sendiri-sendiri, terutama dalam meningkatkan sumber daya manusia. Untuk itulah melalui sosialisasi ini STIKes MRHJ bersama-sama dengan Universitas Trilogi itu ke depan ingin melakukan MOU, bukan saja join marketing dan promosi, tetapi juga untuk pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi. Nanti kita akan ada istilahnya kelas di Kalibata yang di Universitas Trilogi, misalnya untuk satu kelas untuk Prodi Kesehatan Masyarakat maupun juga Prodi Kebidanan dan nanti Universitas Trilogi juga akan membuka satu kelas atau dua kelas untuk salah satu prodinya di kampus STIKes MRHJ di Cibubur ini, jelasnya.

Ketua STIKes MRHJ mengharapkan, dengan kegiatan hari ini kita bisa memberikan informasi kepada guru-guru BK dan mereka bisa meneruskan informasi ini kepada siswa-siswanya. Yang paling penting harapan kami tentu bisa menambah calon-calon mahasiswa baru yang akan melanjutkan studinya di kedua kampus ini. Harapan kami selanjutnya tentu saja melalui Seminar Mini ini, diharapkan guru-guru BK juga mempunyai strategi dan pengetahuan, bagaimana menghadapi tantangan zaman dan juga membantu siswa-siswanya ke depan untuk memilih kariernya, pungkasnya. @MDP. (Sumber : https://gemari.id/gemari/2023/2/1/stikes-mitra-ria-husada-jakarta-menggelar-seminar-mini-untuk-guru-bk)

Tim STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Kunjungi SMA Negeri 4 Depok

CIBUBUR. Tim dari STIKes Mitra RIA Husada Jakarta minggu lalu, tepatnya tanggal 10 Januari 2023 mengadakan kunjungan ke SMA Negeri 4 Depok. Dalam kunjungan tersebut, Tim yang terdiri dari Bagian Marketing, Humas dan Kerjasama bersama beberapa dosen dan mahasiswa turut hadir untuk mengadakan promosi, demikian dikatakan Kepala Bagian Marketing, Humas dan Kerjasama, Daniah, S.SiT, MKM Jakarta saat dihubungi awak media. Dalam kunjungan ke SMAN 4 Depok, dirinya didampingi Erny Elvianty Sabarudin, MSi, salah seorang dosen dari program studi Kesehatan Masyarakat, Veronika dan Liza dari bagian Marketing dan beberapa mahasiswa STIKes MRHJ diantaranya adalah Iqlimah, Julia, Sefti, Bayu, Azi, Puput dan Sintia. Senin (16/01/2023).

Daniah panggilan akrab Kepala Bagian Marketing, Humas dan Kerjasama menjelaskan, bahwa maksud dan tujuan dirinya dan tim berkunjung ke SMAN 4 Depok antara lain adalah mempromosikan STIKes MRHJ dan menyampaikan kelebihan, keunggulan dan fasilitas serta program studi yang dimiliki oleh perguruan tinggi kesehatan yang berada di kawasan Cibubur, Jakarta Timur ini. Selain itu juga untuk menginformasikan bahwa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta siap menerima calon mahasiswa dari SMAN 4 Depok untuk tahun ajaran 2023/2024, katanya.

Menurutnya, kunjungannya ke SMAN 4 Depok yang diterima oleh RR Ana Retna Murniati, SPd mendapatkan respon yang sangat baik, baik dari Kepala Sekolah, para guru maupun siswanya. Dengan adanya kegiatan cham fire yang diselenggarakan oleh SMAN 4 Depok yang dibuka oleh Kepala SMAN 4 Depok, Mamad Mahpudin, MPd itu, banyak informasi untuk siswa-siswa dari beberapa kampus dan mereka bisa memilih kampus yang dianggap paling tepat untuk mereka melanjutkan kuliahnya, imbuhnya.

Daniah berharap, karena SMAN 4 Depok merupakan salah satu sekolah yang lokasinya dekat dengan kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, dan memiliki jumlah siswa yang sangat banyak, maka dari itu ini merupakan kesempatan emas untuk STIKes MRHJ bisa mengadakan promosi dan siswa-siswa itu bisa tertarik dan memilih STIKes MRHJ menjadi tempat kuliahnya, harapannya. @MDP. (Sumber: https://gemari.id/gemari/2023/1/16/tim-stikes-mitra-ria-husada-jakarta-kunjungi-sma-negeri-4-depok)

Kuliah Umum Desi Anwar di STIKes MITRA RIA Husada Jakarta

Jakarta, Dukungan media merupakan salah satu kunci keberhasilan penanganan Covid 19 di Indonesia, demikian dikatakan Desi Anwar saat memberikan kuliah umum di kampus STIKes Mitra RIA Husada Jakarta di Kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Acara Kuliah umum ini dibuka oleh Ketua STIKes MRHJ, Dra Sri Danti Anwar, MA dan diikuti oleh seluruh pejabat struktural, dosen serta seluruh mahasiswa. Selain itu, turut hadir Ketua Badan Penyelenggara, Dr dr Andi Julia Rifiana, M.Kes, Sekretaris BP, Dr Mulyono D Prawiro dan Kepala Sekretariat Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Ibu Lydia Pristianti. Kamis (22/12/2022)

Dalam kuliah umumnya Desi Anwar mengatakan, pemerintah Indonesia menurut saya dan sudah diakui dunia internasional, menangani Covod 19 ini secara obyektif sudah cukup baik, apalagi kalau kita bandingkan dengan negara China. Sampai sekarang china itu masih belum keluar dari masalah pandemi Covid 19, dan ini luar biasa sebagai sebuah negara yang sangat besar seperti China, belum mampu keluar dari situasi pendemi, sehingga yang terjadi adalah perekomonian mereka semakin turun, dan jumlah yang kena Covid sampai sekarang masih mengalami kesulitan, karena mereka tidak mau yang namanya Covid di China, jadi zero Covid, dan ini tentu saja mustahil. Itu berarti kalau tidak ada yang tertular sekalipun berarti tidak memiliki Herd Immunity, kata Desi.

Selanjutnya Direktur dan Anchor Senior CNN Indonesia ini menjelaskan, kita lihat di Indonesia, Indonesia ini jauh lebih baik penanganannya. Mungkin di awal-awalnya agak gelagapan itu terasa, karena pemerintahan Indonesia juga tidak tahu apa yang harus dilakukan, ketika Covid ini masuk ke Indonesia, khususnya di Jakarta, itu yang terjadi adalah overloading di fasilitas kesehatan. Masih banyak yang belum siap, termasuk tenaga kesehatan yang kewalahan. Jadi awal-awal ini cukup, kita lihat dari angka yang kena Covid semakin lama semakin meningkat, dan dengan adanya Covid sekitar bulan Mei, ada mudik sehingga awalnya dari Jakarta ke daerah hingga pulang lagi ke Jakarta, angka Covid itu semakin meningkat, tetapi kekuatan yang dimiliki oleh pemerintah, itu adalah mendidirikan Satgas Covid 19. Di negara lain ini tidak ada yang namanya Satgas khusus Covid, jelasnya.

Dirinya menambahkan, dukungan dari media, dari kita-kita, dari televisi, koran, majalah, radio dari semua elemen media itu kita semua bahu-membahu mendukung komunikasi kepada pemerintah, untuk diberikan kepada publik. Disini adalah kuncinya, yang bahkan tidak ada di Eropa sekalipun. Kita membuat apa yang dinamakan public service announcement terus-menerus, mengenai Covid, Covid itu apa, penularannya seperti apa, apa pencegahannya, apa yang harus dilakukan, dan kita mengutamakan science-nya. Yang lebih penting lagi, kita menularkan kepatuhan untuk memakai masker, bahkan sampai sekarang masih banyak yang menggunakan masker. Ini menurutnya salah satu kunci kenapa Indonesia berhasil dalam penanganan Covid 19. Kepatuhan untuk menggunakan masker, menjaga jarak, selalu mencuci tangan, yang mungkin kedengarannya agak sepele, tetapi itu merupakan kunci dalam menekan angka Covid, tambahnya.

Dalam paparannya ia menyampaikan, ini terus-menerus disampaikan, sementara kita lihat di negara Italia, bahkan di Inggris dan di Australia, lebih banyak demo-demo bahwa mereka tidak percaya, tidak ingin menggunakan masker, dan lain sebagainya, sehingga kisruh terhadap Covid itu sendiri. Jadi ini merupakan keberhasilan dan kerjasama yang baik, dan ini juga dipresiasi oleh seluruh dunia. Selanjutnya bagaimana Indonesia bisa memprovok vaksin, ingat kita awal-awal bukan negara yang memiliki vaksin untuk Covid, ini adalah dipasokan oleh China dan Amerika. Diplomasi vaksin itu luar biasa kencangnya, sehingga ketika kesempatan pertama untuk vaksin masuk, itu lumayan, Indonesia itu tidak lambat melakukan vaksinasi, ini juga merupakan kunci, paparnya

Audiensi STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dan LLDikti Wilayah III Jakarta

audiensi dengan LLDikti Wilayah III Jakarta dalam konsultasi proses prodi Sarjana Terapan Kebidanan menjadi S1 Kebidanan – (Sindikat Post 23 Juni 2022)
Jakarta – Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dra Sri Danti Anwar, MA lakukan audiensi dengan LLDikti Wilayah III Jakarta dalam konsultasi proses prodi Sarjana Terapan Kebidanan menjadi S1 Kebidanan dan beberapa issue lainnya yang belum mendapat tanggapan dari LLDikti wilayah III.
STIKes Mitra RIA Husada

Didampingi Waket I bidang Akademik, Imelda Diana Marsilia, SST., SKM., M.Keb, Ketua PPMI Dr. Lisa Trina Arlym, SST., M.Keb, Kaprodi Sarjana Terapan Kebidanan Nurulicha, SST., M.Keb dan Kaprodi Profesi Bidan Yulita Nengsih, S.SiT., M.Kes, melakukan kunjungan ke kantor LLDikti wilayah III Jakarta / Dikti Monas.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua LLDikti wilayah III Jakarta, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P yang didampingi oleh, Sri Mastuti, S.Kom., M.Kom selaku koordinator Bagian Sumber Daya Perguruan Tinggi, Tri Munanto, S.E., M.Ak Selaku Koordinator Kelembagaan dan Deni Hidayat selaku Analis Kelembagaan

STIKes Mitra RIA Husada

Menurut Ibu Danti, panggilan akrab Dra Sri Danti Anwar, MA, dari hasil pertemuan antara STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dengan Ketua LLDikti Dr. Ir. Parisiyanti Nurwandani, MP menyarankan agar STIKes MRHJ fokus pada proses administrasi perubahan nomenklatur sesuai dengan aturan yang berlaku. Dokumen-dokumen penting agar bisa dikirimkan secara manual, karena website Siaga sampai saat ini belum berfungsi normal.

“Lulusan prodi Profesi mendapat Sertifikat Profesi yang dikeluarkan institusi perguruan tinggi yang bersangkutan bukan berupa Ijazah. Mengenai gelar apakah Bdn atau Bd, nantinya LLDikti akan memberi informasi secepatnya, sedangkan untuk SK Inpassing beberapa dosen STIKes MRHJ yang belum keluar akan diproses dan segera disampaikan dalam waktu satu minggu ke depan, jelasnya.@red (MDP). (https://sindikatpost.com/2022/06/23/audiensi-stikes-mitra-ria-husada-jakarta-dan-lldikti-wilayah-iii-jakarta/)

IBI Cabang Brebes Berencana Mengadakan Kerjasama Dengan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

JAKARTA. Beberapa pimpinan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, yang terdiri dari Kepala Bagian Humas, Marketing dan Kerjasama, Daniah, SSiT, MKM, didampingi Ketua Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Nurulicha, S.ST, M.Keb dan Sekretaris Program Studi Profesi Bidan, Diah Warastuti, S.SiT, M.Kes melakukan kunjungan kerja ke Brebes, Jawa Tengah, dalam rangka penjajagan kerjasama antara STIKes MRHJ dengan IBI Cabang Brebes. Kunjungan itu dilaksanakan pada hari Jum’at, minggu lalu, demikian dikatakan Daniah pada awak media. Senin (20/06/2022).

Kunjungannya ke Brebes dengan menggunakan kendaraan dinas itu diterima langsung oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Brebes, Uji Rahayu, SST, Sekretaris, Indriyani, SST dan salah satu pengurus yang menjabat sebagai bidan desa, Yayah Hopifah, SKM, SST. Pertemuan seperti saudara itu berlangsung dengan sangat akrab dan mendapatkan respon yang positif dari kedua belah pihak.

Kepala Bagian Promosi, Humas dan Kerjasama itu mengatakan bahwa, tujuan kunjungan ke Brebes adalah selain penjajagan kerjasama juga dalam rangka upaya STIKes Mitra RIA Husada Jakarta melakukan promosi dan sekaligus memperbanyak jejaring ke IBI Cabang Brebes. Selain itu, menurut informasi bahwa sebagian dari pengurus IBI Brebes berkeiningan untuk melanjutkan pendidikannya di STIKes MRHJ, katanya.

Lebih lanjut Daniah menyampaikan, kedatangannya bersama tim ke Brebes ingin menjelaskan, bagaimana perkuliahan dan pembiayaan bila mahasiswa kuliah di kampus STIKes MRHJ serta informasi lain terkait dengan prguruan tinggi kesehatan dibawah naungan Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP) ini, imbuhnya.

Menurutnya, tanggapan dari Ketua IBI atas tawaran kerjasama dari STIKes Mitra RIA Husada Jakarta mendapatkan respon yang sangat positif, dan beliau berjanji akan segera mengadakan pertemuan dengan para pengurus lainnya guna memantabkan kerjasama dimaksud. Apabila semua pengurus menyetujuinya, maka akan segara mengirimkan para calon mahasiswa dari Brebes ke Jakarta, pungkasnya. @MDP. (sumber : https://gemari.id/gemari/2022/6/20/ibi-cabang-brebes-berencana-mengadakan-kerjasama-dengan-stikes-mitra-ria-husada-jakarta)

Bidan Sunarti : Meskipun Purna Tugas Tetapi Tetap Membantu STIKes Mitra RIA Husada Jakarta

BEKASI. Bertempat di RM Telaga Sampireun Grand Kota Bintang, Bekasi, Jawa Barat, Ketua STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, Dra Sri Danti Anwar, MA hari ini melepas secara resmi salah satu dosen senior bernama Bidan Sunarti, S.SiT, M.Kes yang telah memasuki masa pensiun atau purna tugas sebagai dosen tetap di perguruan tinggi kesehatan yang berada di bilangan Cibubur, Jakarta Timur. Rabu (15/06/2022),

Turut hadir dalam acara ini diantaranya, Dewan Penyantun, dr Srihartati P Pandi, MPH, mantan Ketua STIKes MRHJ, dr Hakim Sorimuda Pohan, SpOG, dr Rusdi Satria Ridwan, MPH, Ketua Badan Penyelenggara, Dr dr Andi Julia Rifiana, M.Kes, Sekretaris BP, Dr Mulyono D Prawiro, para Wakil Ketua, Para Kepala Pusat, dosen dan karyawan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta.

Ibu Danti panggilan akrab Dra Sri Danti Anwar, MA kepada awak media menjelasklan, hari ini kita mengadakan dua acara penting yaitu, pertama merayakan hari ulang tahunnya salah satu dosen yang bernama Bidan Sunarti, S.SiT, M.Kes, kemudian yang kedua adalah pelepasan secara resmi. Beliau selama ini telah banyak membantu sebagai dosen senior dan mengampu pada mata kuliah Asuah Kebidanan pada Prodi STr Kebidanan di STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini mengatakan, kebetulan juga hari ini adalah hari purna tugas beliau, jadi sebagai bentuk apresiasi kita kepada beliau yang sudah mengabdikan dirinya selama kurang lebih 18 tahun, sejak dibentuknya STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, kita merasa terbantu selama ini beliau mempunyai jaringan yang cukup kuat, terutama untuk membawa calon-calon mahasiswa baru dari jejaring IBI di wilayah Bekasi. Sebagai dosen beliau juga aktif mengikuti kegiatan IBI di Bekasi dan untuk itu, kami menyampaikan apresiasi atas kerjasamanya selama ini. Walaupun beliau sudah purna tugas, kami harapkan beliau masih tetap membantu selain untuk tetap menjalin silaturahmi, tentu juga untuk membantu sebagai kepanjangan tangan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta, atau bisa disebut sebagai Duta STIKes MRHJ, katanya.

Selanjutnya, Danti berharap, Ibu Sunarti bisa membantu membawa para calon-calon mahasiswa baru agar masuk dan melanjutkan studinya di STIKes MRHJ. Selain itu, kegiatan hari ini juga sebetulnya dalam rangka untuk meningkatkan soliditas tim yang ada di STIKes MRHJ, karena yang hadir ini selain dosen ada juga karyawan walaupun belum semuanya hadir, mudah-mudahan lewat pertemuan informal seperti ini, kebersamaan antar pegawai, antar dosen dan seluruh pimpinan yang ada di STIKes MRHJ akan semakin meningkat. Kalau kita semakin solid tentu juga akan membawa pengaruh positif dalam rangka meningkatkan produktivitas kerja, pungkasnya. @MDP. (sumber :https://gemari.id/gemari/2022/6/15/bidan-sunarti-meskipun-purna-tugas-tetapi-tetap-membantu-stikes-mitra-ria-husada-jakarta)

Membangun Budaya Terapi Komplementer Menuju Pelayanan Profesional

JAKARTA. STIKes Mitra RIA Husada Jakarta hari ini menggelar Webinar Nasional dengan tema Implementasi Terapi Komplementer Pada Praktik Kebidanan Menuju Pelayanan Profesional, dengan menghadirkan pembicara diantaranya, Hj, Yani Purwasih, SKM, MM.Kes Ketua Pengurus IBI Banten, Dr Teni Nurlatifah, S.ST,M.Keb, Pendiri TDI Midwife-Preuneur dan Bidan Katmini, S.Tr.Keb seorang alumni Profesi Bidang STIKes MRHJ, demikian dikatakan Ketua Program Studi Prefesi Bidang, Yulita Nengsih, S.SiT, M.Kes di Jakarta. Selasa (14/06/2022).

Webinar Nasional ini dibuka oleh Ketua Badan Penyelenggara/Unit Kerja Yayasan Karya Bhakti RIA Pembangunan (YKBRP), Dr dr Andi Rifiana, M.Kes. Dalam sambutannya dokter Evie, panggilan akrabnya mengatakan, dalam melaksanakan profesinya, seorang bidan tidak dapat melepaskan seluruh rangkaian tugas profesionalnya dari lingkup etika, kode etik profesi, dasar hukum dan aspek legal dalam praktik kebidanan. Kurangnya pemahaman bidan seputar aspek-aspek etikolegal yang berkaitan dengan profesi merupakan penyebab timbulnya sengketa dalam pelayanan kebidanan, katanya.

Lebih lanjut dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nasional ini menambahkan, etika profesi merupakan suatu pegangan yang sangat penting karena merupakan sebuah pedoman dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab serta pengabdian yang profesional ketika melaksanakan suatu tugas profesi. Tanpa etika yang baik, bisa saja tenaga kesehatan melakukan tindakan semau mereka, tidak sesuai prosedur, tidak menjamin keselamatan pasien dan mungkin hanya demi mendapat materi atau imbalan, seperti yang kita tahu dan sering disampaikan masyarakat bahwa pelayanan kesehatan terkenal dengan biaya yang besar, paparnya.

Kemudian ia berharap, webinar ini dapat memberikan kontribusi pada bidan dan mahasiswa bidan, khususnya STIKes MRHJ, dalam penerapan atau implementasi asuhan dalam pelayanan kebidanan.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Webinar Nasional, Yulita Nengsih, S.SiT, M.Kes yang biasa disapa Ibu Yulita menjelaskan, bahwa maksud dan tujuan webinar ini adalah agar para bidan dan para mahasiswa kebidanan mendapatlan wawasan dan pemahaman tentang pelayanan asuhan kebidanan berbasis komplementer, sehingga dapat meningkatkan kompetensi dan meningkatkan derajat kesehatan, khususnya ibu dan anak serta juga meningkatkan pengetahuan terkait dengan pentingnya etika profesi  dan hukum dalam pelayananan kesehatan yang berkualitas, jelasnya.

Menurutnya, Webinar ini diselenggarakan oleh Prodi Profesi Bidan dan mahasiswa profesi bidan yang merupakan bentuk kegiatan ilmiah prodi dalam mencapai visi dan misi prodi profesi bidan STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Setelah kegiatan ini berakhir, diharapkan kepada seluruh peserta dapat membangun budaya terapi komplementer yang mengarah pada keselamatan dan kesehatan ibu hamil, bersalin, nifas dan anak, sehingga meningkatkan profesionalisme tenaga medis, khususnya bidan dan meningkatnya PMB yang mempunyai legalitas agar terhindar dari pelanggaran kode etik kebidanan. Peserta webinar terdiri dari para mahasiswa STIKes Mitra RIA Husada Jakarta dan mahasiswa dari perguruan tinggi kesehatan lainnya serta para bidan dari seluruh Indonesia, katanya. @MDP. (sumber : https://gemari.id/gemari/2022/6/14/membangun-budaya-terapi-komplementer-menuju-pelayanan-profesional)

Pelaksanaan Monev STIKes Mitra RIA Husada Jakarta Sesuai Dengan Rekomendasi Asesor

Mulyono PrawiroJune 12, 2022-Suasana di Gedung Utama STIKes Mitra RIA Husada Jakarta saat acara Monitoring dan Evaluasi

JAKARTA.  STIKes Mitra RIA Husada Jakarta menggelar acara Monitoring dan Evaluasi pasca akreditasi yang sudah dilakukan pada program studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi, di kampusnya di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, demikian diungkapkan Kepala Bagian Promosi, Humas dan Kerjasama STIKes MRHJ, Daniah, S.SiT, MKM saat dihubungi awak media. Jum’at (10/06/2022).

Menurut Daniah, tujuan diadakan monitoring dan evaluasi ini adalah untuk mengetahui program studi Sarjana Kebidanan dan Profesi ini sudah melakukan hasil rekomendasi akreditasi yang disarankan oleh asesor atau belum, disamping itu juga dalam rangka pemantauan dan evaluasi pasca akreditasi bagi perguruan tinggi swasta kesehatan, katanya.

Lebih lanjut Daniah menceritakan, bahwa acara Monev ini dipimpin langsung oleh Sri Sukamto, AMD. Keb, S.Kep.,M.KM dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi kesehatan (LAM-PTKes) yang bertindak sebagai asesor dan juga dihadiri oleh Kepala Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Nurulica, SST, MKeb beserta unsur pimpinan dari STIKes MRHJ. Pada kesempatan ini Kaprodi membeberkan hasil kerjanya selama ini dengan menampilkan presentasinya dihadapan asesor dan mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi, imbuhnya.

Daniah berharap, dengan digelarnya acara monitoring dan evaluasi ini, nantinya dapat dijadikan evaluasi dari proses penyelenggaraan pendidikan oleh Asesor eksternal STIKes MRHJ untuk peningkatan kualitas pendidikan di kampus ini. Selain itu, ia mengatakan, sebagian besar sudah sesuai dan sudah dilaksanakan apa yang menjadi arahan dan hasil rekomendasi  Asesor, pungkasnya. @MDP. (sumber : https://gemari.id/gemari/2022/6/12/pelaksanaan-monev-stikes-mitra-ria-husada-jakarta-sesuai-dengan-rekomendasi-asesor)